Bagi kamu yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri, nama TOEFL pasti sudah tidak asing lagi. Tes ini adalah salah satu gerbang utama untuk membuktikan kemampuan bahasa Inggrismu di level akademik. Namun, seiring berjalannya waktu, TOEFL telah berevolusi. Mungkin kamu pernah mendengar istilah PBT, CBT, dan yang paling modern, iBT. Masing-masing memiliki sistem penilaian yang berbeda, dan memahami perbandingannya adalah kunci untuk menetapkan target yang tepat.
Artikel ini adalah panduan lengkapmu untuk membedah perbandingan skor TOEFL iBT (Internet-based Test) dengan format pendahulunya, yaitu CBT (Computer-based Test) dan PBT (Paper-based Test). Sebagai partner pendidikanmu, kami di One Stop English Education ingin memastikan kamu memiliki semua informasi yang dibutuhkan untuk merencanakan perjalanan akademismu dengan percaya diri. Mari kita selami dunia skor TOEFL bersama!
Kenapa TOEFL iBT Berbeda?
Sebelum kita masuk ke tabel perbandingan, penting untuk mengerti mengapa TOEFL iBT hadir dengan sistem skor yang sama sekali baru. Diperkenalkan mulai September 2005, TOEFL iBT bukan sekadar pembaruan format, melainkan sebuah terobosan dalam pengujian bahasa. Perubahan ini dirancang untuk memberikan gambaran yang jauh lebih akurat tentang kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif di lingkungan akademik.
Ada beberapa inovasi utama yang membuat iBT menjadi sebuah game-changer:
- Penambahan Sesi Speaking: Ini adalah perbedaan paling fundamental. TOEFL iBT secara eksplisit menyertakan sesi untuk menguji kemampuan berbicara, tidak seperti pendahulunya. TOEFL CBT dan PBT tidak mengukur kemampuan berbicara sama sekali. Penambahan ini sangat krusial karena komunikasi lisan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa internasional, mulai dari diskusi di kelas hingga presentasi.
- Penekanan pada Integrated Skills (Keterampilan Terintegrasi): Dunia akademik jarang sekali memintamu menggunakan satu keahlian bahasa secara terisolasi. TOEFL iBT secara khusus menekankan pada keterampilan terintegrasi. Kamu akan dihadapkan pada tugas-tugas yang mensimulasikan tantangan nyata di ruang kelas. Contohnya, salah satu dari dua tugas pada sesi Menulis iBT mengharuskanmu untuk memberikan respons berdasarkan teks bacaan dan rekaman audio yang kamu dengarkan. Ini sangat berbeda dengan PBT yang skor Structure and Written Expression-nya hanya berdasarkan soal pilihan ganda.
- Aksesibilitas dan Metode Pelaksanaan: TOEFL iBT diselenggarakan melalui internet di pusat-pusat tes yang resmi dan aman. Metode ini memberikan akses yang lebih luas bagi para siswa di seluruh dunia dibandingkan sebelumnya.
Karena perubahan-perubahan signifikan pada konten dan format inilah, skala penilaian yang baru pun diperkenalkan, yang membuat tabel perbandingan skor menjadi sangat penting.
BACA JUGA: Skor TOEFL Tertinggi ITP dan iBT: Nilai Standar, Minimal, dan Maksimalnya
Membedah Skor TOEFL iBT, CBT, hingga PBT

Memahami struktur skor dari setiap jenis tes adalah langkah pertama untuk bisa membandingkannya. Perbedaan mendasar terletak pada komponen yang diuji dan rentang skor yang digunakan.
Struktur Skor TOEFL iBT
Score report TOEFL iBT akan memberimu lima jenis skor, yaitu empat skor sesi dan satu skor total.
- Reading: 0–30
- Listening: 0–30
- Speaking: 0–30
- Writing: 0–30
- Total Score: 0–120 (merupakan penjumlahan dari keempat skor sesi)
Struktur ini memberikan gambaran yang seimbang dan komprehensif atas keempat pilar kemampuan berbahasa.
Struktur Skor TOEFL CBT
TOEFL CBT memiliki tiga sesi yang dinilai, dengan skor total yang dihitung dari ketiganya.
- Listening: 0–30
- Structure/Writing: 0–30
- Reading: 0–30
- Total Score: 0–300
Perlu dicatat bahwa sesi Structure (pilihan ganda) dan Writing (esai) digabungkan menjadi satu skor. Selain itu, tes ini tidak memiliki sesi Speaking.
Struktur Skor TOEFL PBT
Ini adalah format paling lawas dan memiliki rentang skor yang sangat berbeda.
- Listening Comprehension: 31–68
- Structure & Written Expression: 31–68 (hanya soal pilihan ganda)
- Reading Comprehension: 31–67
- Total Score: 310–677
Sebuah poin krusial pada PBT adalah skor totalnya tidak mencakup nilai esai (Test of Written English/TWE). Skor esai dilaporkan secara terpisah, sehingga skor total PBT tidak sepenuhnya merefleksikan kemampuan menulis. Sama seperti CBT, PBT juga tidak menguji kemampuan berbicara.
Berikut ringkasan perbandingan struktur skornya untuk memudahkanmu:
| Jenis Tes | Sesi yang Diuji | Rentang Skor Sesi | Rentang Skor Total |
| TOEFL iBT | Reading, Listening, Speaking, Writing | 0–30 per sesi | 0–120 |
| TOEFL CBT | Listening, Structure/Writing, Reading | 0–30 per sesi | 0–300 |
| TOEFL PBT | Listening, Structure, Reading | 31–68 | 310–677 (Tidak termasuk esai) |
Perbandingan Skor Total iBT vs. CBT vs. PBT
Bagaimana cara mengonversi skor dari satu format ke format lainnya? ETS (Educational Testing Service) telah merilis tabel perbandingan resmi untuk membantu institusi dan peserta tes memahami hubungan antar skor ini. Perbandingan ini didasarkan pada studi lapangan yang melibatkan ribuan peserta tes.
Namun, ingatlah bahwa perbandingan ini adalah sebuah panduan. Karena perbedaan fundamental dalam konten, terutama adanya sesi Speaking di iBT, perbandingan skor total tidak bisa dianggap sebagai ekuivalensi yang mutlak.
Untuk memudahkanmu, kami telah merangkum perbandingan skor dalam beberapa tingkatan yang umum dijadikan patokan oleh universitas.
Perbandingan Rentang Skor (Gambaran Umum)
Tabel ini memberikan gambaran cepat mengenai posisi skormu.
| Rentang Skor iBT (0-120) | Rentang Skor CBT (0-300) | Rentang Skor PBT (310-677) | Tingkat Kemahiran (Umum) |
| 111-120 | 273-300 | 640-677 | Sangat Mahir (Advanced) |
| 96-110 | 243-270 | 590-637 | Mahir (High-Intermediate) |
| 79-95 | 213-240 | 550-587 | Menengah Atas (Upper-Intermediate) |
| 65-78 | 183-210 | 513-547 | Menengah (Intermediate) |
| 53-64 | 153-180 | 477-510 | Menengah Bawah (Low-Intermediate) |
| 41-52 | 123-150 | 437-473 | Dasar (Basic) |
Perbandingan Skor Spesifik
Jika kamu mencari perbandingan yang lebih detail, tabel berikut menyajikan beberapa contoh konversi skor yang sering menjadi target para pencari beasiswa atau mahasiswa.
| Skor iBT | Skor CBT (kira-kira) | Skor PBT (kira-kira) |
| 110 | 270 | 637 |
| 105 | 260 | 617-620 |
| 100 | 250 | 600-603 |
| 92-93 | 237 | 580-583 |
| 88-89 | 230 | 570-573 |
| 79-80 | 213 | 550 |
| 61 | 173 | 500 |
Misalnya, jika universitas impianmu menetapkan syarat skor PBT sebesar 550, maka target skor iBT yang harus kamu capai adalah sekitar 79-80. Jika targetmu adalah beasiswa bergengsi yang meminta skor iBT 100, itu setara dengan 250 pada CBT atau sekitar 600-603 pada PBT.
Memahami Perbandingan Skor per Bagian
ETS secara aktif mendorong institusi untuk tidak hanya melihat skor total, tetapi juga menetapkan syarat skor per bagian (section scores). Mengapa? Karena dua orang dengan skor total yang sama bisa jadi memiliki profil kemampuan yang sangat berbeda. Seseorang mungkin sangat kuat di Reading dan Listening, tetapi lemah di Speaking. Dengan menetapkan skor minimum per bagian, universitas dapat memastikan bahwa mahasiswa yang mereka terima memiliki kemampuan yang seimbang dan sesuai dengan tuntutan program studi.
Mari kita lihat perbandingan untuk setiap sesi.
Perbandingan Skor Sesi Reading
| Skor iBT Reading (0-30) | Skor CBT Reading (0-30) | Skor PBT Reading (31-67) |
| 30 | 30 | 67 |
| 27 | 26 | 61-62 |
| 24 | 24 | 58 |
| 20 | 21 | 54-55 |
| 15 | 17 | 50 |
Perbandingan Skor Sesi Listening
| Skor iBT Listening (0-30) | Skor CBT Listening (0-30) | Skor PBT Listening (31-68) |
| 30 | 29 | 66 |
| 27 | 26 | 62 |
| 22 | 22 | 56-57 |
| 17 | 18 | 52 |
| 12 | 13 | 47 |
Perbandingan Skor Sesi Writing
Perbandingan pada sesi ini adalah yang paling tidak setara, karena cara penilaian dan tugasnya sangat berbeda.
- iBT Writing: Terdiri dari dua tugas esai, satu tugas terintegrasi (membaca & mendengar) dan satu tugas independen.
- CBT Structure/Writing: Gabungan dari soal pilihan ganda tentang struktur bahasa dan satu esai.
- PBT Structure & Written Expression: Sepenuhnya soal pilihan ganda, tanpa esai yang masuk ke skor ini.
Meskipun demikian, berikut adalah tabel perbandingannya sebagai referensi.
| Skor iBT Writing (0-30) | Skor CBT Structure/Writing (0-30) | Skor PBT Structure (31-68) |
| 30 | 30 | 68 |
| 24 | 26 | 61-62 |
| 17 | 22 | 55 |
| 13 | 19 | 51 |
| 10 | 14 | 44-45 |
Bagaimana dengan Speaking?
Seperti yang telah dijelaskan, tidak ada tabel perbandingan skor untuk sesi Speaking. Ini karena format PBT dan CBT sama sekali tidak mengukur kemampuan berbicara. Skor Speaking pada iBT (0-30) adalah metrik unik yang memberikan informasi baru dan berharga bagi pihak universitas.
Bagaimana Universitas Menetapkan Standar Skor TOEFL?

Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana sebuah universitas memutuskan bahwa skor iBT 90 adalah syarat minimum, bukan 89 atau 91? Keputusan ini bukanlah angka acak, melainkan hasil dari proses evaluasi yang cermat untuk memastikan setiap mahasiswa yang diterima memiliki bekal bahasa Inggris yang cukup untuk sukses. Secara umum, ada dua pendekatan utama yang digunakan oleh institusi pendidikan.
1. Pendekatan Standard Setting
Metode pertama adalah proses formal yang disebut Standard Setting atau Penentuan Standar. Ini adalah pendekatan yang paling mendalam dan spesifik untuk sebuah institusi. Prosesnya melibatkan pembentukan sebuah panel ahli di dalam universitas itu sendiri. Panel ini kemudian akan meninjau secara saksama konten tes TOEFL iBT dan contoh-contoh respons dari para peserta tes.
Tujuan utamanya adalah untuk menentukan “tingkat kemahiran bahasa Inggris minimum yang harus dimiliki oleh mahasiswa tahun pertama untuk setiap keterampilan (membaca, mendengar, berbicara, dan menulis) agar dapat berhasil di institusi tersebut”. Artinya, skor yang ditetapkan benar-benar disesuaikan dengan tuntutan akademik unik di kampus itu.
ETS bahkan melakukan studi standard-setting dengan lima universitas di Amerika Utara pada tahun 2004 untuk membantu proses ini. Institusi lain yang memiliki karakteristik serupa dapat menggunakan hasil studi tersebut sebagai patokan awal untuk standar mereka.
2. Pendekatan Perbandingan Skor
Cara kedua, yang sering digunakan saat transisi dari format tes lama, adalah dengan menggunakan tabel perbandingan skor (score comparison tables). Daripada menciptakan standar baru dari awal, pihak universitas melihat persyaratan skor PBT atau CBT yang selama ini telah mereka gunakan.
Kemudian, mereka menggunakan tabel perbandingan resmi dari ETS, seperti yang telah kita bahas di artikel ini, untuk menemukan skor iBT yang paling mendekati atau setara.
Meskipun praktis, ETS mengingatkan bahwa metode ini memiliki keterbatasan. Perbedaan umum seperti TOEFL iBT mengukur kemampuan berbicara sementara PBT dan CBT tidak, membuat perbandingan yang presisi menjadi sulit, terutama untuk skor total.
Namun, ini tetap menjadi cara yang efektif bagi institusi untuk menjaga konsistensi standar kemahiran mereka seiring dengan evolusi format tes.
Kesimpulan
Memahami perbandingan skor TOEFL iBT, CBT, dan PBT lebih dari sekadar urusan teknis. Ini adalah tentang memahami evolusi tes, menetapkan target yang realistis, dan menyusun strategi belajar yang efektif untuk mencapai tujuan akademismu. Dengan mengetahui bahwa iBT lebih komprehensif, kamu bisa mempersiapkan diri tidak hanya untuk lulus tes, tetapi juga untuk benar-benar berhasil dalam lingkungan studi berbahasa Inggris.
Di One Stop English Education, kami siap membantumu menaklukkan setiap sesi TOEFL iBT. Hubungi kami untuk memulai perjalananmu menuju skor impian!






