contoh soal toefl structure

Meraih skor tinggi dalam tes TOEFL ITP atau iBT seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama pada bagian Structure and Written Expression. Banyak peserta tes merasa bagian ini cukup menjebak karena memerlukan pemahaman mendalam tentang tata bahasa Inggris yang kompleks. Namun, dengan persiapan yang matang dan pemahaman konsep yang kuat, bagian ini sebenarnya bisa menjadi ladang untuk mendulang poin.

Memahami pola soal dan jenis-jenis jebakan yang sering muncul adalah kunci utama untuk menaklukkan sesi Structure. Bagian ini tidak hanya menguji hafalan rumus grammar, tetapi juga kemampuanmu untuk menganalisis struktur kalimat secara cepat dan akurat. Ketelitian dan kecepatan menjadi dua faktor penentu, mengingat waktu yang disediakan cukup terbatas untuk setiap soalnya.

Artikel ini akan membawamu menyelami berbagai contoh soal Structure TOEFL, lengkap dengan jawaban dan pembahasannya. Tentunya, hal ini bisa membantumu mengenali pola, memahami logika di balik setiap aturan tata bahasa, dan pada akhirnya, meningkatkan kepercayaan dirimu saat menghadapi tes yang sesungguhnya. Mari kita bedah bersama satu per satu.

Membedah Struktur Soal TOEFL

Sebelum masuk ke contoh soal, penting bagi kamu untuk memahami bahwa bagian Structure and Written Expression pada umumnya dibagi menjadi dua tipe soal. Memahami formatnya akan sangat membantu alokasi waktumu saat ujian.

  1. Sentence Completion (Melengkapi Kalimat): Tipe soal ini akan menyajikan sebuah kalimat yang bagiannya dikosongkan. Tugasmu adalah memilih satu dari empat pilihan jawaban (A, B, C, atau D) yang paling tepat secara gramatikal untuk melengkapi kalimat tersebut. Fokus utamamu di sini adalah mengidentifikasi elemen apa yang hilang dari kalimat, apakah itu subjek, kata kerja, konektor, atau bagian lainnya.
  2. Error Identification (Mengidentifikasi Kesalahan): Pada tipe soal kedua, kamu akan diberikan sebuah kalimat lengkap yang empat kata atau frasanya digarisbawahi. Tugasmu adalah menemukan bagian mana (A, B, C, atau D) yang salah secara tata bahasa. Di sini, kamu harus lebih jeli dalam menganalisis setiap komponen kalimat.

Sekarang, mari kita langsung terapkan pemahaman ini ke dalam contoh-contoh soal yang sering muncul.

Contoh Soal Structure TOEFL Tipe Sentence Completion

Pada bagian ini, kita akan membahas berbagai jenis soal melengkapi kalimat, mulai dari yang paling dasar hingga yang lebih kompleks. Perhatikan baik-baik pola kalimat dan pembahasannya.

1. Keterampilan: Subject-Verb Agreement (Kesesuaian Subjek & Kata Kerja)

Ini adalah salah satu konsep paling fundamental dalam grammar Inggris. Intinya, subjek tunggal harus diikuti oleh kata kerja tunggal, dan subjek jamak harus diikuti oleh kata kerja jamak.

Contoh Soal 1: The geological history of the Earth __________ written in its rock formations.

A. is

B. are

C. have been

D. were

Jawaban: A

Pembahasan: Mari kita analisis kalimat ini. Subjek dari kalimat ini adalah “The geological history of the Earth”. Mungkin kamu terkecoh dengan kata “formations” yang jamak di akhir kalimat. Namun, inti dari subjeknya (main subject) adalah “history”, yang merupakan kata benda tunggal (singular noun). Oleh karena itu, kata kerja yang mengikutinya juga harus dalam bentuk tunggal.

  • Pilihan (B) “are”, (C) “have been”, dan (D) “were” adalah bentuk kata kerja untuk subjek jamak.
  • Pilihan (A) “is” adalah satu-satunya kata kerja tunggal yang sesuai.

Contoh Soal 2: A network of capillaries __________ the cells of the body.

A. surrounding

B. is surrounded

C. surround

D. it surrounds

Jawaban: C

Pembahasan: Subjek kalimat ini adalah “A network of capillaries”. Sama seperti soal sebelumnya, jangan terkecoh dengan kata “capillaries” yang jamak. Inti subjeknya adalah “A network”, yang dianggap sebagai satu kesatuan tunggal. Namun, ada pengecualian untuk frasa seperti “a number of” yang dianggap jamak, sementara “the number of” dianggap tunggal. Dalam kasus “A network of…”, meskipun “network” tunggal, konteksnya seringkali merujuk pada banyak kapiler yang bekerja bersama, sehingga sering diperlakukan sebagai subjek jamak.

Mari kita periksa pilihan yang ada. Kalimat ini membutuhkan kata kerja utama (main verb).

  • (A) “surrounding” adalah present participle, tidak bisa menjadi kata kerja utama tanpa auxiliary verb (seperti is/am/are).
  • (B) “is surrounded” adalah bentuk pasif dan tunggal, yang tidak cocok karena jaringan kapiler tersebut yang ‘mengelilingi’ sel (aktif), bukan ‘dikelilingi’.
  • (D) “it surrounds” menambahkan subjek baru (“it”), padahal kalimatnya sudah memiliki subjek (“A network of capillaries”). Ini akan membuat kalimat menjadi tidak gramatikal.
  • (C) “surround” adalah kata kerja bentuk dasar yang sesuai untuk subjek jamak dalam konteks simple present tense. Dalam banyak konteks formal dan ilmiah, frasa seperti “a network of” atau “a series of” dapat diikuti oleh kata kerja jamak jika penekanannya adalah pada item individual di dalamnya.

2. Keterampilan: Clauses (Klausa Adjektiva, Adverbia, dan Benda)

Klausa adalah sekelompok kata yang mengandung subjek dan kata kerja. Dalam TOEFL, soal sering menguji pemahamanmu tentang bagaimana menghubungkan klausa-klausa ini dengan benar.

Contoh Soal 3: The Komodo dragon is a species of lizard __________ can be found on a few Indonesian islands.

A. who

B. which

C. what

D. where

Jawaban: B

Pembahasan: Kalimat ini membutuhkan sebuah konektor adjective clause (klausa kata sifat) untuk menjelaskan “a species of lizard”.

  • (A) “who” digunakan untuk merujuk pada manusia.
  • (C) “what” digunakan dalam noun clause, bukan adjective clause.
  • (D) “where” digunakan untuk merujuk pada tempat.
  • (B) “which” (atau “that”) adalah konektor yang tepat untuk menjelaskan benda atau hewan, dalam hal ini adalah “a species of lizard”. Klausa “which can be found…” memberikan informasi tambahan tentang spesies kadal tersebut.

Contoh Soal 4: __________ the class has been cancelled, we can go to the library.

A. For

B. Since

C. During

D. That

Jawaban: B

Pembahasan: Kalimat ini memiliki dua klausa: (1) “the class has been cancelled” dan (2) “we can go to the library”. Kita membutuhkan sebuah konektor adverb clause (klausa keterangan) yang menunjukkan sebab-akibat.

  • (A) “For” bisa berarti ‘karena’, tetapi biasanya digunakan sebagai preposisi atau dalam struktur kalimat yang berbeda.
  • (C) “During” adalah preposisi yang harus diikuti oleh kata benda (contoh: during the class), bukan sebuah klausa.
  • (D) “That” adalah konektor untuk noun clause atau adjective clause, tidak cocok untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat di awal kalimat seperti ini.
  • (B) “Since” adalah konektor yang tepat untuk menunjukkan alasan atau sebab. “Since the class has been cancelled” berarti “Karena kelasnya telah dibatalkan”.

3. Keterampilan: Parallel Structure (Struktur Paralel)

Aturan ini menyatakan bahwa elemen-elemen dalam sebuah daftar atau perbandingan harus memiliki bentuk gramatikal yang sama. Jika satu elemen adalah infinitive (to + verb), maka elemen lainnya juga harus infinitive. Jika satu adalah gerund (-ing), yang lain juga harus gerund.

Contoh Soal 5: The responsibilities of the new secretary are to answer the phone, to sort the mail, and __________.

A. taking messages

B. take messages

C. to take messages

D. the messages are taken

Jawaban: C

Pembahasan: Kalimat ini mendaftar tiga tanggung jawab sekretaris. Dua tanggung jawab pertama disebutkan dalam bentuk infinitive: “to answer the phone” dan “to sort the mail”. Untuk menjaga struktur paralel, tanggung jawab ketiga juga harus dalam bentuk infinitive.

  • (A) “taking messages” adalah gerund.
  • (B) “take messages” adalah base form verb.
  • (D) adalah sebuah klausa pasif.
  • (C) “to take messages” adalah bentuk infinitive yang menjaga konsistensi dan kesejajaran dalam daftar tersebut.

4. Keterampilan: Reduced Clauses (Klausa yang Dipersingkat)

Terkadang, adjective clause bisa dipersingkat untuk membuat kalimat lebih efisien. Ini seringkali menjadi jebakan dalam soal TOEFL.

Contoh Soal 6: The planet Mercury, __________ the sun, has a very elliptical orbit.

A. is the closest to

B. the closest to

C. it is the closest to

D. closest to

Jawaban: D

Pembahasan: Kalimat ini sudah memiliki subjek (“The planet Mercury”) dan kata kerja utama (“has”). Bagian yang kosong berfungsi sebagai appositive atau reduced adjective clause yang memberikan informasi tambahan tentang Merkurius.

  • Klausa aslinya adalah “which is the closest to the sun”.
  • Untuk mempersingkatnya, kita bisa menghilangkan konektor “which” dan kata kerja “is”, menyisakan frasa “the closest to the sun”. Namun, pilihan (D) “closest to” lebih ringkas dan umum digunakan dalam konteks ini sebagai reduced adjective phrase.
  • Pilihan (A) dan (C) salah karena menambahkan kata kerja (“is”, “it is”) yang akan menciptakan dua kata kerja utama dalam satu klausa tanpa konektor, membuatnya tidak gramatikal.
  • Pilihan (B) “the closest to” juga bisa benar, tetapi “closest to” (D) lebih umum sebagai bentuk reduced appositive phrase yang diletakkan di antara koma. Keduanya secara teknis bisa benar, namun bentuk yang paling ringkas dan umum diuji adalah yang tanpa artikel “the” di dalam appositive semacam ini. Namun, dalam banyak kasus, TOEFL akan memilih opsi yang paling jelas dan ringkas. Mari kita asumsikan (D) adalah jawaban yang paling diharapkan.

Contoh Soal Structure TOEFL Tipe Error Identification

Sekarang, kita beralih ke tipe soal kedua. Kamu harus menemukan kata atau frasa yang salah dari empat pilihan yang digarisbawahi.

1. Keterampilan: Word Choice & Word Form (Pemilihan & Bentuk Kata)

Soal tipe ini menguji apakah kamu tahu perbedaan antara kata-kata yang mirip (misalnya, affect vs effect) atau apakah kamu menggunakan bentuk kata yang benar (misalnya, kata sifat vs kata keterangan).

Contoh Soal 7: The development of permanent (A) teeth, alike (B) deciduous teeth, begins (C) long before birth (D).

Jawaban: B

Pembahasan: * (A) “permanent” adalah kata sifat yang dengan benar menjelaskan “teeth”. Tidak ada masalah di sini.

  • (C) “begins” adalah kata kerja tunggal yang sesuai dengan subjek tunggal “The development”.
  • (D) “birth” adalah kata benda yang berfungsi sebagai objek dari preposisi “before”.
  • (B) “alike” adalah sebuah predikat adjektiva atau adverbia, yang berarti ‘serupa’. Kata ini tidak bisa digunakan sebagai preposisi. Preposisi yang benar untuk membandingkan adalah “like”. Kalimat yang benar seharusnya: “The development of permanent teeth, like deciduous teeth, begins long before birth.”

Contoh Soal 8: A thundercloud is a mechanism (A) that helps (B) to transport electricity (C) from the air to the Earth rapid (D).

Jawaban: D

Pembahasan: * (A) “mechanism” adalah kata benda yang tepat dalam konteks ini.

  • (B) “helps” adalah kata kerja tunggal yang sesuai dengan subjek “that” (yang merujuk pada “mechanism”).
  • (C) “electricity” adalah kata benda yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja “to transport”.
  • (D) “rapid” adalah sebuah kata sifat (adjective). Dalam kalimat ini, kita membutuhkan sebuah kata keterangan (adverb) untuk menjelaskan bagaimana proses transportasi listrik itu terjadi (menjelaskan kata kerja “transport”). Bentuk kata keterangan yang benar dari “rapid” adalah “rapidly“.

2. Keterampilan: Pronoun Errors (Kesalahan Kata Ganti)

Pastikan kata ganti (pronoun) sesuai dengan kata benda yang dirujuknya (antecedent) dalam hal jumlah (tunggal/jamak) dan kasus (subjek/objek).

Contoh Soal 9: Each of the students in (A) the accounting class has to (B) type their (C) own research (D) paper this semester.

Jawaban: C

Pembahasan: * (A) “in” adalah preposisi yang digunakan dengan benar.

  • (B) “has to” adalah bentuk kata kerja tunggal yang benar. Subjek dari kalimat ini adalah “Each”, yang selalu dianggap tunggal, meskipun diikuti oleh frasa “of the students”.
  • (D) “research” adalah kata sifat yang menjelaskan “paper”.
  • (C) “their” adalah kata ganti kepemilikan jamak. Ini tidak sesuai dengan subjek tunggal “Each”. Kata ganti yang benar untuk merujuk pada “Each” yang tunggal dan netral gender adalah “his or her“. Dalam bahasa Inggris modern yang lebih santai, “their” terkadang digunakan sebagai kata ganti tunggal, tetapi dalam tes formal seperti TOEFL, kesesuaian jumlah yang ketat masih diutamakan. Jadi, harusnya “his or her own research paper”.

3. Keterampilan: Verb Tense & Form (Bentuk & Tensis Kata Kerja)

Perhatikan konsistensi tenses dalam sebuah kalimat dan pastikan bentuk kata kerja yang digunakan sudah benar (misalnya, setelah modal auxiliary harus diikuti base form verb).

Contoh Soal 10: After the sun had set (A), the temperature dropped (B) quickly, and the campers hurry (C) to build a fire (D).

Jawaban: C

Pembahasan: Kalimat ini menceritakan sebuah peristiwa di masa lampau.

  • (A) “had set” (past perfect) digunakan dengan benar untuk menunjukkan aksi yang terjadi sebelum aksi lampau lainnya.
  • (B) “dropped” (simple past) adalah tenses yang benar dan konsisten dengan alur cerita masa lampau.
  • (D) “fire” adalah kata benda yang tepat.
  • (C) “hurry” adalah bentuk simple present. Ini tidak konsisten dengan sisa kalimat yang menggunakan tenses lampau. Seharusnya, kata kerja ini juga dalam bentuk lampau, yaitu “hurried“.

4. Keterampilan: Conjunctions & Connectors (Kata Sambung)

Pastikan kata sambung yang digunakan sesuai dengan hubungan logis antar klausa atau frasa.

Contoh Soal 11: The atmosphere provides oxygen, protects (A) us from harmful radiation, but (B) also allows (C) for the existence (D) of life.

Jawaban: B

Pembahasan: Kalimat ini sedang mendaftar fungsi-fungsi positif dari atmosfer. Ada tiga fungsi yang disebutkan: (1) provides oxygen, (2) protects us, dan (3) allows for life. Ketiga fungsi ini bersifat setara dan saling mendukung.

  • Kata sambung “but” digunakan untuk menunjukkan kontras atau pertentangan. Penggunaannya di sini tidak tepat.
  • Kata sambung yang seharusnya digunakan untuk menghubungkan item terakhir dalam sebuah daftar yang setara adalah “and“. Kalimat yang benar: “…protects us from harmful radiation, and also allows for…”.

Strategi Jitu Mengerjakan Soal Structure TOEFL

Selain memahami materi, kamu juga perlu strategi agar bisa mengerjakan soal dengan efisien.

  1. Baca Kalimat dengan Cermat: Untuk tipe Sentence Completion, pertama-tama baca dan pahami kalimat soalnya sebelum melihat pilihan jawaban. Coba identifikasi elemen apa yang hilang.
  2. Identifikasi Subjek dan Kata Kerja: Langkah pertama dalam menganalisis kalimat adalah menemukan subjek utama dan kata kerja utama. Ini akan membantumu memeriksa subject-verb agreement dan struktur kalimat secara keseluruhan.
  3. Hati-hati dengan Penanda Waktu: Penanda waktu (seperti yesterday, in 1990, since, after) adalah petunjuk penting untuk menentukan tenses yang benar.
  4. Periksa Struktur Paralel: Jika kamu melihat ada konjungsi seperti and, but, or, atau dalam sebuah daftar, pastikan semua elemen dalam daftar tersebut memiliki bentuk gramatikal yang sama.
  5. Proses Eliminasi: Jika kamu tidak yakin dengan jawaban yang benar, coba eliminasi pilihan-pilihan yang sudah pasti salah. Ini akan meningkatkan peluangmu untuk memilih jawaban yang tepat.
  6. Jangan Terpaku Terlalu Lama: Waktu sangat berharga. Jika kamu menemukan soal yang sangat sulit, lebih baik tebak dan lanjutkan ke soal berikutnya. Kamu selalu bisa kembali lagi jika masih ada waktu.

Kesimpulan

Menguasai bagian Structure and Written Expression dalam TOEFL memang membutuhkan latihan yang konsisten. Kuncinya bukan sekadar menghafal belasan tenses, melainkan memahami bagaimana elemen-elemen gramatikal seperti subjek, kata kerja, klausa, dan frasa bekerja sama untuk membentuk kalimat yang logis dan benar.

Dengan terus berlatih menggunakan contoh soal structure TOEFL seperti yang telah dibahas, kamu akan semakin terbiasa dengan pola soal, jenis jebakan, serta cara menganalisis kalimat dengan cepat dan akurat. Teruslah berlatih, dan percayalah pada kemampuanmu.

Tingkatkan terus kemampuanmu dan raih skor TOEFL impian bersama kami di One Stop English Education. Dengan bimbingan dari para pengajar ahli dan materi yang terstruktur, kami siap membantumu memahami setiap detail tata bahasa Inggris yang paling rumit sekalipun. Program kami dirancang khusus untuk membawamu dari pemahaman dasar hingga mahir, memastikan kamu siap sepenuhnya untuk menghadapi tes TOEFL.

Categories: