arti skor toefl

Momen setelah menekan tombol “submit” pada tes TOEFL seringkali diikuti dengan debaran jantung yang kencang. Beberapa minggu penantian akhirnya berakhir saat notifikasi hasil tes muncul di email.

Namun, saat membuka laporan skor, banyak yang merasa bingung. Deretan angka dan grafik yang tersaji bukan sekadar nilai akhir, melainkan sebuah peta komprehensif yang membedah kemampuan bahasa Inggrismu secara mendetail.

Memahami cara membaca hasil skor TOEFL dengan benar adalah langkah krusial. Ini bukan hanya tentang melihat angka total dan membandingkannya dengan syarat minimal universitas. Laporan ini adalah alat diagnostik yang sangat berharga. Dengan membedahnya secara cermat, kamu bisa mengetahui di mana letak kekuatanmu, mengidentifikasi kelemahan yang perlu diperbaiki, dan merancang strategi belajar yang jauh lebih efektif untuk masa depan.

Panduan ini akan membantumu menerjemahkan setiap angka dan istilah dalam laporan skormu, mengubah kebingungan menjadi pemahaman yang jelas.

Memahami Apa Itu Skor TOEFL

Sebelum kita menyelam lebih dalam ke setiap bagian, penting untuk menyamakan persepsi. Skor TOEFL adalah representasi terstandarisasi dari kemahiranmu dalam menggunakan dan memahami bahasa Inggris pada level akademis.

Artinya, skor ini mengukur seberapa siap kamu untuk mengikuti perkuliahan, terlibat dalam diskusi, membaca buku teks, dan menulis esai dalam bahasa Inggris.

Ada dua jenis tes TOEFL yang laporannya paling sering ditemui:

  1. TOEFL iBT (Internet-based Test): Tes yang paling umum diterima secara global, menguji empat keterampilan berbahasa: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
  2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program): Sering disebut juga TOEFL PBT (Paper-based Test), tes ini lebih sering digunakan untuk keperluan internal institusi, seperti syarat kelulusan atau seleksi program di dalam negeri. Tes ini menguji tiga keterampilan: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.

Karena keduanya memiliki sistem penilaian yang berbeda, cara membacanya pun tidak sama. Mari kita bedah satu per satu.

Cara Membaca Hasil Skor TOEFL iBT

Laporan skor TOEFL iBT modern sangat informatif. Ketika kamu membukanya, kamu tidak hanya akan melihat satu angka, tetapi serangkaian data yang dirancang untuk memberikan gambaran holistik.

Struktur Laporan Skor TOEFL iBT

Secara umum, laporan skormu akan menampilkan beberapa komponen utama:

  • Total Score: Angka paling atas yang merupakan gabungan dari keempat skor bagian.
  • Section Scores: Skor individual untuk setiap keterampilan (Reading, Listening, Speaking, Writing).
  • MyBest™ Scores: Fitur yang menggabungkan skor bagian terbaikmu dari semua tes TOEFL iBT yang valid dalam dua tahun terakhir.
  • Performance Feedback: Ulasan deskriptif tentang level kemampuanmu di setiap bagian.

Mari kita bedah masing-masing komponen ini agar kamu mendapatkan gambaran yang utuh.

Membedah Skor per Bagian (Section Scores)

Setiap bagian pada TOEFL iBT memiliki rentang skor dari 0 hingga 30. Angka totalnya adalah penjumlahan dari keempat bagian ini, sehingga skor maksimal yang bisa kamu dapatkan adalah 120.

1. Skor Reading (0-30)

Bagian ini mengukur kemampuanmu memahami teks bacaan akademis. Skor di bagian ini tidak hanya mencerminkan kemampuanmu menjawab pertanyaan, tetapi juga level pemahamanmu.

  • High (22–30): Kamu mampu memahami teks akademis dengan baik, termasuk kosakata yang kompleks, tujuan retoris penulis, dan membuat kesimpulan dari informasi yang tersirat. Kamu bisa mengerti hubungan antar gagasan yang rumit.
  • Intermediate (15–21): Kamu bisa memahami gagasan utama dan detail penting dalam sebuah teks. Namun, kamu mungkin masih kesulitan dengan kalimat yang sangat kompleks, kosakata yang tidak umum, atau pertanyaan yang membutuhkan inferensi mendalam.
  • Low (0–14): Kamu hanya bisa menangkap informasi dasar dan beberapa gagasan utama. Kamu akan sangat kesulitan memahami argumen yang kompleks, kosakata akademis, dan struktur kalimat yang rumit.

2. Skor Listening (0-30)

Bagian ini menguji kemampuanmu memahami percakapan dan perkuliahan dalam bahasa Inggris.

  • High (22–30): Kamu dapat memahami gagasan utama dan detail penting dari percakapan atau perkuliahan, bahkan ketika topiknya kompleks atau bahasanya tidak lugas. Kamu bisa mengerti sikap dan tujuan pembicara.
  • Intermediate (14–21): Kamu dapat memahami gagasan utama dan detail yang disampaikan secara jelas dalam percakapan atau perkuliahan singkat. Namun, kamu mungkin kehilangan beberapa detail jika pembicaraan panjang, cepat, atau menggunakan banyak idiom.
  • Low (0–13): Kamu kesulitan memahami gagasan utama, bahkan dalam percakapan singkat dan sederhana. Kamu mungkin hanya bisa menangkap beberapa kata atau frasa yang familiar.

3. Skor Speaking (0-30)

Bagian ini dinilai oleh kombinasi penilai manusia dan sistem AI (SpeechRater®). Penilaiannya didasarkan pada tiga kriteria utama:

  • Delivery: Seberapa jelas dan lancar kamu berbicara. Intonasi dan pengucapan menjadi faktor penting.
  • Language Use: Seberapa baik kamu menggunakan tata bahasa (grammar) dan kosakata (vocabulary) untuk menyampaikan ide.
  • Topic Development: Seberapa relevan dan lengkap jawabanmu dalam merespons pertanyaan yang diberikan.

Berikut adalah gambaran umum level kemampuan berdasarkan skor:

Skor Mentah (per tugas)Level KemampuanDeskripsi
4GoodJawaban sangat jelas, terstruktur, lancar, dengan penggunaan grammar dan kosakata yang baik. Sedikit kesalahan kecil tidak mengganggu pemahaman.
3FairJawaban secara umum bisa dipahami, namun ada beberapa masalah dalam kelancaran, pengucapan, grammar, atau kosakata. Beberapa ide mungkin kurang berkembang.
2LimitedJawaban sulit dipahami karena banyak masalah dalam pengucapan, kelancaran, dan grammar. Respons seringkali terlalu singkat atau tidak sepenuhnya menjawab pertanyaan.
1WeakRespons sangat terbatas, seringkali hanya terdiri dari beberapa kata. Ide tidak jelas dan penggunaan bahasa sangat minim.

Skor mentah dari setiap tugas ini kemudian dikonversi menjadi skor berskala 0-30.

4. Skor Writing (0-30)

Sama seperti Speaking, bagian Writing juga dinilai oleh penilai manusia dan sistem AI (e-rater®). Ada dua tugas: Integrated Writing dan Writing for an Academic Discussion.

Penilaian didasarkan pada:

  • Development: Kualitas dan kelengkapan gagasan serta detail pendukung.
  • Organization: Struktur esai yang logis dan penggunaan transisi yang baik.
  • Language Use: Akurasi dan variasi dalam penggunaan grammar dan kosakata.

Level kemampuan berdasarkan skor:

Skor Mentah (per tugas)Level KemampuanDeskripsi
5GoodEsai terorganisir dengan sangat baik, gagasan dikembangkan secara penuh dengan detail yang relevan, serta menunjukkan penguasaan grammar dan kosakata yang kuat.
4FairEsai cukup terorganisir dan gagasan cukup berkembang. Mungkin ada beberapa kesalahan grammar atau pilihan kata yang tidak tepat, namun tidak mengganggu pemahaman secara signifikan.
3LimitedGagasan kurang berkembang, organisasi esai lemah, dan terdapat banyak kesalahan grammar atau kosakata yang mengaburkan makna.
2WeakPengembangan ide sangat minim, tidak terorganisir, dan kesalahan bahasa sangat parah sehingga tulisan sulit dipahami.
1Very WeakHampir tidak ada respons yang relevan atau tulisan sama sekali tidak bisa dipahami.

Skor mentah ini juga dikonversi menjadi skor berskala 0-30 untuk laporan akhirmu.

Apa Itu MyBest™ Scores?

Fitur ini secara otomatis akan muncul di laporan skormu jika kamu pernah mengambil tes TOEFL iBT lebih dari satu kali dalam dua tahun terakhir. MyBest Scores adalah kombinasi dari skor seksi tertinggi yang pernah kamu raih.

Contoh:

  • Tes Pertama: Reading 22, Listening 24, Speaking 20, Writing 21
  • Tes Kedua: Reading 21, Listening 23, Speaking 23, Writing 24

Maka, MyBest Scores kamu adalah:

  • Reading: 22 (dari tes pertama)
  • Listening: 24 (dari tes pertama)
  • Speaking: 23 (dari tes kedua)
  • Writing: 24 (dari tes kedua)
  • Total MyBest Score: 93

Penting untuk dicatat, tidak semua universitas menerima MyBest Scores. Selalu periksa kebijakan institusi tujuanmu.

Memahami Performance Feedback

Ini adalah bagian yang paling sering dilewatkan, padahal sangat berharga. Di bawah setiap skor bagian, kamu akan menemukan beberapa kalimat yang menjelaskan level performansimu. Misalnya, untuk Reading, feedback-nya bisa berbunyi: “Anda biasanya dapat memahami gagasan utama dan detail penting, namun mungkin kesulitan memahami hubungan yang kompleks antar gagasan.”

Gunakan feedback ini sebagai panduan belajar. Jika feedback menyebutkan kamu kesulitan dalam struktur kalimat kompleks, maka itulah area yang perlu kamu latih.

Panduan Cara Membaca Hasil Skor TOEFL ITP (PBT)

Skor TOEFL ITP memiliki rentang yang sangat berbeda dari iBT, yaitu dari 310 hingga 677. Laporan skornya lebih sederhana dan tidak menyertakan penilaian untuk Speaking dan Writing.

Struktur Skor TOEFL ITP

Laporan skormu akan menampilkan tiga skor bagian dan satu skor total:

  1. Section 1: Listening Comprehension (Skor: 31-68)
  2. Section 2: Structure and Written Expression (Skor: 31-68)
  3. Section 3: Reading Comprehension (Skor: 31-67)
  4. Total Score: (Skor: 310-677)

Konversi dan Perhitungan Skor

Skor ITP tidak dihitung berdasarkan jumlah jawaban benar secara langsung. Jumlah jawaban benar di setiap bagian akan dikonversi terlebih dahulu menjadi skor berskala. Setelah itu, ketiga skor berskala tersebut dijumlahkan, dikalikan 10, lalu dibagi 3 untuk mendapatkan skor total.

Rumus: (Skor Seksi 1 + Skor Seksi 2 + Skor Seksi 3) x 10 / 3

Tabel konversi bisa berbeda-beda untuk setiap edisi tes, namun berikut adalah contohnya untuk memberikan gambaran:

Jumlah Jawaban BenarKonversi Skor ListeningKonversi Skor StructureKonversi Skor Reading
506867
456361
40596857
35556152
30525448
25484843

Apa Arti Skor TOEFL ITP Kamu?

Untuk memberikan konteks pada skormu, kamu bisa mengaitkannya dengan standar internasional seperti CEFR (Common European Framework of Reference for Languages).

Rentang Skor TOEFL ITPLevel CEFRDeskripsi Kemampuan
627 – 677C1 (Advanced)Dapat memahami berbagai macam teks yang panjang dan menuntut, serta mengenali makna tersirat. Dapat mengekspresikan diri secara spontan dan lancar.
543 – 626B2 (Upper Intermediate)Dapat memahami gagasan utama dari teks kompleks baik pada topik konkret maupun abstrak. Dapat berinteraksi dengan tingkat kelancaran dan spontanitas yang cukup.
460 – 542B1 (Intermediate)Dapat memahami poin-poin utama dari masukan yang jelas dan standar mengenai hal-hal yang lazim ditemui di tempat kerja, sekolah, atau waktu luang.
337 – 459A2 (Elementary)Dapat memahami kalimat dan ungkapan yang sering digunakan terkait dengan bidang yang paling relevan (misalnya, informasi pribadi dan keluarga yang sangat dasar).

Skor TOEFL Kamu dan Langkah Selanjutnya

Setelah kamu berhasil membaca dan memahami setiap detail dalam laporan skormu, pertanyaan berikutnya adalah, “Lalu bagaimana?”

Berapa Skor TOEFL yang Dianggap “Bagus”?

Jawaban dari pertanyaan ini sangat subjektif. Skor yang “bagus” adalah skor yang memenuhi atau melampaui targetmu.

  • Program S1 Universitas Luar Negeri: Umumnya membutuhkan skor iBT 80+ atau ITP 550+.
  • Program S2/S3 Universitas Luar Negeri: Seringkali meminta skor iBT 90-100+ atau ITP 575-600+. Universitas top bahkan bisa meminta di atas 100.
  • Beasiswa (LPDP, Fulbright, dll.): Memiliki standar yang sangat kompetitif, seringkali iBT 100+ atau ITP 600+.

Masa Berlaku Sertifikat TOEFL

Baik TOEFL iBT maupun ITP, sertifikatnya berlaku selama dua tahun sejak tanggal tes. Mengapa hanya dua tahun? Karena kemampuan berbahasa dianggap dinamis. Jika tidak digunakan secara aktif, kemampuan tersebut bisa menurun.

Skor Belum Cukup? Ini yang Harus Dilakukan

Jika skormu belum mencapai target, jangan berkecil hati. Anggap laporan skormu sebagai feedback berharga.

  1. Analisis Kelemahan: Lihat skor bagian mana yang paling rendah. Baca performance feedback di laporan iBT-mu. Apakah kamu lemah di kosakata? Sulit menyusun argumen? Atau masalahmu ada di kelancaran berbicara?
  2. Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil: Daripada hanya belajar mengerjakan soal, tingkatkan kemampuan fundamentalnya. Perbanyak membaca artikel jurnal, dengarkan podcast akademis, berlatih menulis esai singkat setiap hari, dan cari teman untuk berlatih berbicara.
  3. Cari Bimbingan Profesional: Terkadang, belajar sendiri tidak cukup efektif. Mengikuti kursus persiapan TOEFL dengan pengajar berpengalaman bisa memberikanmu strategi yang teruji, materi yang relevan, dan feedback yang personal untuk membantumu melesat lebih tinggi pada tes berikutnya.

Memahami hasil skor TOEFL adalah langkah pertama menuju kesuksesan akademis dan profesionalmu. Ini adalah cerminan usahamu dan panduan untuk langkahmu selanjutnya. Gunakan informasi ini dengan bijak, dan jadikan sebagai bahan bakar untuk terus berkembang.

Categories:
Home
Schedule
Registration
Chat Us